10 Bangunan Terindah dalam World Architecture Festival 2018

World Architecture Festival 2018

Selama ini memang terdapat banyak ajang penghargaan teruntuk para perancang bangunan terbaik di dunia, salah satu yang paling prestisius adalah World Architectural Festival. Acara yang telah ada sejak tahun 2008 ini memberikan penghargaan bagi para arsitektur dan pengembang bangunan dari seluruh penjuru dunia.

Setelah sepuluh tahun berlalu sejak pertama kali diselenggarakan di Barcelona, kini ada 10 bangunan terindah di dunia yang masuk dalam kategori bangunan terindah menurut World Architecture Festival 2018 kemarin. Berikut daftarnya:

1.    Kampung Admiralty, Singapura – Pemenang World Building of the Year 2018

World Architectural Festival 2018
Image: srx.com

Kampung Admiralty adalah bangunan yang mengusung konsep kebersamaan. Kebersamaan yang dimaksud adalah bersamanya berbagai jenis layanan untuk masyarakat baik itu komersil maupun sosial dalam satu wadah atau lokasi yang sama. Hal ini sangat membantu para lansia yang memang mobilisasinya mulai dirasakan susah bila harus mengerjakan berbagai urusan berbeda di tempat berbeda pula.

Bangunan berbentuk sandwich ini, menempatkan layanan komersial seperti pusat pebelanjaan di lantai bawah, layanan kesehatan dan penitipan anak di lantai tengah dan untuk bagian atas khusus semacam apartemen bagi para lansia.

2.   Studio Gang, Tour Montparnasse, Paris – Pemenang Glass Future Prize

World Architecture Festival 2018
Image: Pinterest

Sebagai pemenang dari jenis kategori glass future prize, sudah dapat kita tebak bahwa bangunan ini didominasi oleh gelas-gelas kaca yang transparan. Bangunan yang memiliki multifungsi mulai dari hotel, perkantoran, pusat perbelanjaan dan restaurant serta cafe ini memang memberikan nuansa tersendiri di tengah Paris yang panas.

Bila kita berada di dalamnya terutama di lantai-lantai atas, maka sepanjang mata memandang akan tampaklah keindahan Paris yang mempesona berikut segala bentuk hiruk pikuk kesibukannya.

3.   Camilo Morais, Chile – Pemenang Small Project of the Year 2018

World Architeture Festival 2018
Image: World Architecture

Sebuah proyek yang menampilkan keunikan teknik dan bahan lokal untuk membangun suatu bentuk yang kondusif sekaligus memainkan peran secara artistik bagi para arsitekturnya. Itulah yang membuat para juri World Architecture Festival 2018 memilih bangunan di tepi pantai Chile ini sebagai pemenang dalam kategori Small Project of the year 2018.

Sebagai pemenang kategori Small Project of the year 2018, bangunan ini mirip bangunan mini di tepi pantai. Seolah tak ada bangunan lain di sekelilingnya. Menarik, bukan?

4.   Piano Mill, Stanthhorpe, Australia – Pemenang Culture Completed Building

World Architeture Festival 2018
Image: chinchillanews.com.au

Berlokasi di hutan Harrigan’s Ln, Piano Mill memiliki daya arsitek sederhana namun patut mendapat acungan jempol. Bagaimana tidak, rumah tingkat terbuat dari bambu ini adalah hasil karya yang didedikasikan untuk dunia permusikan Australia. Tak heran warga Queensland merasa bangga mengetahui bangunan rumah piano ini terpilih oleh juri World Architecture Festival 2018 kemarin.

Piano Mill pertama dibangun di Downfall Wilson, Australia hasil rancangan arsitek Bruce Wolfe khusus untuk komposer Erik Griswold. Struktur bangunan ini mirip seperti menara tembaga setinggi kurang lebih 9 meter dengan tapak 4,5m X 4,5m yang memungkinkan piano dipasang pasca konstruksi

5.   Hammershus Visitor Center, Allinge, Denmark – Pemenang Display

World Architecture Festival 2018
Image: Archdaily

Dibuka sebagai pusat kunjungan Hammershus pada Maret 2018, bangunan yang menyabet gelar juara pada kategori Display ini memang sungguh cantik menawan. Maka setiap hari banyaklah pengunjung datang sekedar melihat display unik yang dimilikinya.

6.   Zeitz MOCCA, Cape Town, Afrika Selatan – Pemenang New and Old Completed Buildings

World Architeture Festival 2018
Image: lusive.com

Sebuah museum seni kontemporer yang terletak di V&A Waterfront, Cape Town, Afrika Selatan ini menyajikan berbagai macam galeri, ruang preservasi karya seni, roof level sculpture garden yang beralaskan kaca, restaurant, bar hingga butik dan hotel.

Barangkali karena bentukya yang keren maka juri World Architecture Festival 2018 pun tidak sanggup menolaknya sebagai pemenang New and Old Completed Buildings tahun 2018 ini.

7.   Thrivuvalluvar, Kanyakumari, India – Pemenang Infrastuktur Future Project

World Architecture Festival 2018
Image: naanjilnadu.blogspot.com

Patung menjulang setinggi 133 kaki yang terletak di lepas pantai Kanyakumari India ini memang didesain oleh para arsitek kenamaan dengan tujuan sebagai simbol perdamaian yang dibangun dengan menggunakan prinsip-prinsip ilmu Vastu. Vastu sendiri adalah serapan ilmu agama Hindu yang menjadi pedoman kebanyakan arsitek asal India.

8.   Muku Nursery School, Fuji, Jepang – Pemenang School Completed Buildings

World Architeture Festival 2018
Image: masbadar.com

Sebuah bangunan berbentuk gelembung-gelembung yang menyerupai gelembung udara ini dipergunakan sebagai Taman Kanak-Kanak di Fuji. Setiap ruangan tidak memiliki dinding penyekatnya, yang ada hanyalah atap yang melingkar. Setiap gelembung tidak pernah menempel satu sama lain, yang membuatnya harus tetap menjaga jarak.

Hal ini memang diselaraskan dengan mobilitas anak-anak yang selalu berlari melingkar tidak ada tepinya. Bangunan yang memilki simbol kebahagiaan masa kecil ini memang patut memenangkan School Completed Buildings. Sebuah karya seni arsitek yang mengagumkan, ya!

(Baca Juga: 10 Gedung Terindah di Indonesia dengan Arsitektur yang Menawan)

9.   Shanghai Greenland Center, Shanghai, China – Pemenang Shopping Completed Buildings

World Architeture Festival 2018
Image: evolo.us

Mengusung konsep Urban Farm, Kompleks Lembah Hijau ini memiliki lahan seluas 20.000-meter persegi. Dengan mengaplikasian sistem reduksi panas, sehingga mampu menyerap panas kota Shanghai cukup jauh berkurang ke dalam ruangan.

10. Audemars Piquet Hotel des Horlogers, Le Brassus, Swiss – Pemenang Leisure Led Development Future Project

World Architecture Festival 2018
Image: lavanguardia.com

Hotel mewah 7000-meter persegi ini menampilkan gaya modern apik dengan atap yang miring ke tanah untuk gambaran integerasi arsitek dengan topografi kemiringan situs.

Terdiri atas tumpukan lempengan miring linier yang membentuk kemiringan sehingga memungkinkan para tamu ber-sky ria menuju bawah lereng Vallee de Joux. Selain sebagai hotel, bangunan ini pun mampu unjuk gigi sebagai wahana wisata salju bukan?

Itulah 10 bangunan terindah dalam ajang World Architecture Festival 2018 kemarin yang memenangkan berbagai kategori, bagaimana menurut Anda? Berharap semoga di tahun ini akan muncul lagi berbagai keindahan bangunan yang mengagumkan dunia.