12 Alasan Lamaran Kerja Ditolak Terus Perusahaan Idaman

Lamaran Kerja Ditolak

Lamaran kerja adalah pintu masuk menuju perusahaan impian Anda. Tetapi sayangnya, berulang kali Anda mengirim surat lamaran ke perusahaan idaman, namun surat lamaran kerja tersebut ditolak pihak perusahaan. Tentu Anda bertanya-tanya, mengapa hal itu terjadi. Padahal Anda merasa memiliki kemampuan yang mumpuni dan optimis dapat memberikan kontribusi yang baik untuk perusahaan.

Alasan Lamaran Kerja Ditolak

Pada kesempatan kali ini, sewakantorcbd.com akan mengulas berbagai alasan menggapa lamaran kerja umumnya dapat ditolak. Setidaknya bisa menjadi bahan pertimbangan untuk perbaikan Anda kedepannya.

1. CV yang Terlalu Panjang

Tadinya mungkin Anda berpikir untuk memberikan kesan positif dan professional, maka Anda cantumkan segala macam prestasi di CV. Tapi cobalah untuk menyaring kembali isi CV berdasarkan apa saja yang berhubungan dengan pekerjaan yang Anda incar.

Kalau Anda melamar menjadi seorang guru, rasanya prestasi saat anda memenangkan lomba makan kerupuk tujuh belasan saat SD tidak perlu dicantumkan. Kalaupun ada prestasi yang mungkin agak jauh hubungannya dengan dunia pendidikan, mungkin Anda bisa simpan di subjudul keahlian, seperti mahir berenang, main gitar, dan menyulam.

2. Tanpa judul/subject di email

Bila lamaran dikirimkan melalui email, mungkin Anda lupa atau tergesa-gesa saat mengirim email ke alamat perusahaan yang dituju. Judul dibiarkan kosong. Kejadian seperti ini kerap terjadi dan menjadi bahan curahan hati para HRD yang tengah mencari kandidat karyawan baru. Hal ini akan membuat pihak perusahaan yang memang sedang sibuk-sibuknya bekerja akan malas menebak-nebak apa isi dari email Anda.

Di samping itu, hal ini juga menjadi penentu mengenai manner Anda saat melamar pekerjaan. Alhasil email Anda bisa saja dianggap spam. Kalau sudah demikian, sepertinya kecil kemungkinan Anda akan ditelpon untuk dipanggil interview.

3. Foto diri yang fancy

Anda mau melamar di perusahaan sebagai karyawan atau sebagai model? Selama tidak ada instruksi khusus dari pihak perusahaan, kirimlah pas foto resmi di surat lamaran. Lain halnya bila Anda memang diharuskan mengirim foto gaya atau berkonsep karena memang posisi yang Anda bidik adalah sebagai model atau artis.

Usahakan untuk mengirim foto Anda bergaya formal atau layaknya foto KTP. Formal yang dimaksud tak harus menggunakan pakaian formal bak jas, kemeja, ataupun dasi. Cukup menggunakan pakaian rapi dan berlatar belakang polos sudah cukup untuk menghiasi CV Anda.

4. Typo

Banyaknya tulisan yang salah ejaan hanya akan membuat pihak perusahaan menganggap Anda tidak teliti akan hal-hal detail. Padahal hampir semua perusahaan selalu menergetkan karyawannya untuk selalu attention to details.

Kalau dari awal saja Anda sudah banyak typo, ya, bagaimana mungkin perusahaan akan menelpon Anda. Yang ada surat lamaran Anda akan langsung diberi tombol hapus dan hangus.

5. Surat lamaran beyond the expectation

Memang hal yang baik jika Anda memiliki visi dan misi untuk meningkatkan performa perusahaan incaran Anda. Namun bila belum-belum Anda sudah melakukan saran yang tidak diminta, rasanya perusahaan juga tidak akan interest melihatnya.

Contohnya seperti dalam surat lamaran Anda menuliskan “sebaiknya strategi marketing yang bapak jalankan selama ini perlu diubah untuk meningkatkan penjualan”. Hindari hal seperti ini, dikarenakan Anda tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan dilakukan internal.

(Baca Juga: 9 Tips Sukses Interview dan Menjawab Pertanyaan Jebakan HRD)

6. Memaksakan Kehendak

Maksudnya bila sekali waktu Anda mengirim surat lamaran namun tidak ada balasan dalam tenggang waktu seharusnya, cobalah untuk melakukan follow up dengan cara sopan dan bijaksana. Jangan pernah mengirim ulang lamaran Anda dan disertakan kata-kata “kok belum ada respon ya? lama banget ya?”.

Dapat dipastikan pihak perusahaan justru akan terganggu dan tak ragu untuk langsung men-delete email Anda.

7. Mengirim lamaran on last minute

Biasanya perusahaan mencantumkan batas waktu penerimaan surat lamaran. Dan Anda mengirimnya pada batas akhir waktu yang telah ditentukan. Pada awal-awal pembukaan lamaran, ternyata perusahaan telah menemukan kandidat yang tepat, maka untuk lamaran selanjutnya mohon maaf tidak akan dibaca sama sekali.

Prinsipnya first come first serve. Semakin Anda menunda-nunda mengirim lamaran, semakin kecil peluang Anda untuk dipanggil.

8. Kata-kata tidak formal atau malah sering disingkat

Surat lamaran resmi menyangkut hajat hidup Anda. Jangan karena merasa muda belia maka Anda menggunakan bahasa yang slang dan kekinian. Perlu diperhatikan tata cara menulis yang benar sesuai EYD. Bahasa baku menunjukkan keseriusan dan keprofesionalan Anda dalam mencari pekerjaan idaman.

9. Teliti dalam pemberian nama file lampiran

Sudah bisa dipastikan setiap kita mau ngirim lamaran kerja, kita pun menyertakan lampiran file entah itu CV, ijazah atau sertifikat dan sejenisnya. Biasanya karena buru-buru dan tidak dicek ulang, penamaan filepun asal-asalan. Kita lupadokumen apa yang baru di-scan, tertukar apakah itu ijazah atau sertifikat IELTS?

Karena kecerobohan dalam penamaan file, pihak perusahaan akan menganggap kita pribadi yang ceroboh. Mana ada perusahaan yang mau menerima karyawan ceroboh? Sudah bisa dipastikan surat lamaran kerja ditolak.

10. Surat lamaran yang penuh warna nyentrik

Tadinya barangkali Anda berniat memberikan kesan indah dalam tampilan surat lamaran. Namun ternyata berujung kebablasan. Surat lamaran yang seharusnya sederhana namun profesional ini malah diisi dengan gabungan warna-warna terang yang dapat mengganggu pandangan. Bisa jadi surat lamaran Anda ditolak karena hal ini.

11. Kirim lamaran ke beberapa perusahaan sekaligus

Untuk mempersingkat waktu, Anda pun mengirim lamaran ke beberapa perusahaan sekaligus. Padahal ini bisa jadi bumerang buat Anda, lamaran kerja ditolak. Apalagi kalau pakai tools CC dan BCC . Ya jelas akan terlihat bahwa Anda mengirim surat lamaran yang sama ke berbagai tempat. Dapat dipastikan perusahaan manapun akan langsung blacklist email Anda.

12. Anda masuk daftar black list sejak awal

Ini biasanya untuk beberapa karyawan yang memang sudah dikenal memiliki kondite buruk. Ada beberapa kasus di mana bila seorang karyawan terkena masalah yang membuatnya mengalami pemecatan, maka secara otomatis pihak perusahaan akan menyebarluaskan berita buruk ini ke perusahaan lain sebagai punishment.

Akibatnya bila Anda mencoba mengirim surat lamaran ke perusahaan lain, maka mereka telah menandai Anda untuk masuk daftar hitam. Kalau sudah begini, jalan karir Anda akan semakin terhambat. Perbarui citra Anda kembali dengan melakukan sebuah pencapaian, kemudian sertakan ini ke dalam portfolio Anda untuk dapat dijelaskan kembali saat sedang wawancara nantinya.

Itulah 12 alasan mengapa lamaran kerja ditolak terus oleh pihak perusahaan impian Anda. Tentu saja dengan memperhatikan semua hal di atas tidak lantas membuat lamaran kerja Anda langsung diterima begitu saja. Masih ada banyak pertimbangan lainya. Tetapi minimal Anda tidak membuat kesalahan di awal. (Source: Finansialku.com)