9 Contoh Desain Ruang Meeting Keren Sesuai Psikologi Ruang

Desain Ruang Meeting

Dalam sebuah kantor yang berisi sejumlah karyawan, tentu menjadi sebuah keharusan untuk mendesain ruang kantor agar terlihat menarik dan nyaman untuk dilihat setiap harinya. Seluruh bagian ruang kantor termasuk ruang rapat juga perlu diperhatikan.

Seperti kita ketahui, ruang rapat kerap digunakan menjadi area diskusi atau berbagi pikiran mengenai proyek yang sedang dikerjakan. Nah, untuk bisa menghadirkan ide-ide kreatif dan buah pikiran yang positif, desain ruang meeting tak boleh terlihat biasa, atau bahkan asal-asalan. Harus ada sejumlah pertimbangan tepat sesuai dengan psikologi ruang. Sebagai contoh desain ruang meeting, Anda bisa tiru 10 desain ruang meeting berikut:

1. Atap kayu yang orisinil

Desain Ruang Meeting
Image: Divisare – Pinterest

Ketimbang memikirkan material atap modern yang kerap digunakan kantor pada umumnya, ada baiknya kita mencoba sesuatu yang baru pada desain ruang meeting. Sebagai contoh, Anda dapat mengaplikasikan material kayu jati sebagai penutup atap ruangan. Dengan begini, tampilan pun terlihat semakin menarik sambil diberi hiasan ornamen lainnya.

Lempengan kayu yang wet-look akan memberikan kesan natural yang homey. Dengan penampilan yang berbeda dijamin akan membantu semangat bekerja serta menghadirkan ide kreatif yang dapat menunjang hasil proyek Anda.

2. Karpet rumput yang green-energy

Desain Ruang Meeting
Image: krownlab.com

Jika biasanya penataan lantai ruangan menggunakan keramik cantik atau lantai kayu, kini saatnya desain ruang meeting kita ubah dengan menempatkan karpet rumput sintetis untuk menimbulkan sedikit nuansa kehijauan.

Hal ini sangat menginspirasi bila diterapkan pada kantor kreatif, atau bisa pula kantor berbasis olah raga seperti sepak bola. Apalagi jika diberi tambahan layout yang bersinergi dengan bidang sepak bola, rasa semangat pun otomatis dirasakan oleh seluruh karyawan di dalamnya.

3. Dekorasi alat visual dan audio

Desain Ruang Meeting
Image: ideashomedesign.net – Pinterest

Untuk mendekorasi ruang rapat, diperlukan sebuah elemen yang berguna untuk menulis dan mencatat ide-ide dan gagasan baru yang mungkin akan sulit diingat tanpa dicatat. Maka diperlukan alat untuk memfasilitasi kebutuhan tersebut baik secara tertulis maupun terdengar.

Penggunaan papan tulis tradisional menggunakan kapur tulis bisa jadi ide yang sangat menarik, suasana seperti ini seakan menjadi ajang kilas balik ke generasi dulu. Ide-ide pun dapat dengan mudah dicerna.

Begitupun dengan alat perekam, mungkin akan terdengar kuno bila kita menggunakan radio dengan perekam yang ada. Akan tetapi dengan konsep “old fashion” ini akan membangkitkan segala inspirasi yang penuh dengan imajinasi luar biasa.

(Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Desain Tata Ruang Kantor Terbuka)

4. Konferensi meja bundar

Desain Ruang Meeting
Image: Five Star Painting – Pinterest

Penggunaan meja bundar atau melingkar menyiratkan tak adanya satu pemimpin yang otoritas. Dengan penerapan meja lingkar, semua karyawan dapat melihat dan kontak mata langsung dengan rekan lainnya dengan mudah. Tidak ada hirarki senioritas dengan tampilan konvensional dimana pemimpin duduk di ujung meja sementara yang lain berada di tiap sisinya.

Keselarasan ini menambah daya kreatifitas karena tidak adanya bossy ambience yang biasanya malah menimbulkan ketakutan dan ketegangan diantara para karyawan lainnya.

5. Kontrol HVAC

Desain Ruang Meeting
Image: Dane Deaner – Unsplash

Sistem kontrol HVAC ini meliputi Heating, Ventilation, Air Condition. Di mana dengan adanya fungsi HVAC ini, maka lebih menitikberatkan pada pola pencahayaan dan temperatur ruangan.

Ada kalanya pendingin diperlukan di saat cuaca yang terik dan menyengat. Namun di saat lain, di mana kondisi dingin menyergap, ruangan rapat akan lebih siap digunakan apabila terdapat system warm atmosphere yang lebih menghangatkan suasana.

Di lain pihak penata laksanaan cahaya pun memegang peranan yang tidak kalah penting. Cahaya alami matahari di siang hari memberikan efek relaks yang mampu menambah daya ingat dan kreatifitas yang tidak terhalang oleh buramnya cahaya sekitar.

Penggunaan jendela kaca yang besar adalah pilihan yang tepat untuk mempersilahkan cahaya matahari masuk ke dalam ruangan rapat perusahaan.

6. Literasi mungil di sudut ruangan

Desain Ruang Meeting
Image: Samuel Zeller – Unsplash

Di saat rapat kerja, kemampuan karyawan untuk mengeluarkan saran yang tepat dan berkualitas sangat diperlukan untuk kemajuan perusahaan. Namun ada kalanya untuk menambah wawasan, buku-buku pun menjadi hal yang sangat bermanfaat. Terutama di kala mentok pikiran dihadapan laptop. Buku akan menjadi sahabat sejati yang tidak akan berhenti menginsirasi.

Untuk itu, perlu dipertimbangkan adanya perpustakaan kecil di pojok ruangan. Anda dapat meletakkan partisi kayu atau semacam sekat minimalis dengan bentuk seperti rak buku. Bisa pula ditambahkan literasi lain semacam majalah, koran atau bulletin bulanan.

7. Furnitur yang eye catching

Desain Ruang Meeting
Image: Pinterest

Untuk sekilas pandang, penataan kursi dan meja yang biasa digunakan sebuah ruangan rapat formal memang terkesan menjerat segala ide dan saran yang tidak biasa dilontarkan seorang karyawan.

Namun untuk sebuah perusahaan yang berjiwa muda, sebuah gagasan gila mungkin akan berpengaruh besar terhadap kesuksesan perusahaan. Hal ini dapat ditunjang dengan penerapan kursi dan meja yang tidak berkesan menggurui seperti kebanyakan ruang rapat konvensional.

Penataan meja dan kursi simple yang mudah dipindahkan akan memberikan kesan nyaman dan homey. Di saat karyawan memang mudah untuk berpindah posisi, hal ini juga memberikan dampak lugas dan luwes dalam bersosialisasi.

Selain mudah berpindah tempat, cobalah menggunakan kursi dan meja di jaman dulu seperti kursi rotan ringan yang terlihat shabby chic. Selain memberi kesan “beda” juga mampu menyedot perhatian dengan tampilannya yang memang beda tersebut.

8. Ruang transparan

Desain Ruang Meeting
Image: architectenweb.nl – Pinterest

Jika memang ruangan rapat yang ada berada di tengah-tengah bangunan dan sulit untuk melihat indahnya sinar mentari, penggunaan kaca dan pintu besar kaca tetap akan sangat bermanfaat. Karyawan yang sedang rapat dapat melemparkan segala kejenuhannya dan mind blocking dengan melihat orang lain yang berlalu-lalang diluar ruangan.

Ini memberi kesempatan karyawan untuk mengambil inspirasi dari mode pakaian orang yang lewat atau bahkan menambah ide baru dengan memperhatikan ruang kerja di sebelah.

9. Bangku yang anti mainstream

Desain Ruang Meeting
Image: flickr.com

Kalau umumnya desain ruang meeting selalu disediakan menggunakan bangku formal, cobalah gunakan bangku yang lebih kasual agar rapat terkesan lebih santai dan brainstorming. Tujuannya sederhana, yaitu untuk meningkatkan aura kreativitas karyawan.

Ternyata desain ruang meeting tidak hanya monoton ya. Ada banyak kreasi seni yang bisa diaplikasikan sesuai kebutuhan perusahaan yang beorientasi ke depan. Meski harus diakui, desain ruang meeting yang fleksibel lebih cocok untuk perusahaan yang bergerak dalam bidang kreatif. Tetapi bukankah semua perusahaan butuh karyawan yang kreatif?