Ciputra Group Mengalami Peningkatan Permintaan Sewa Kantor di Tahun 2018

Pemintaan Sewa Kantor

Mulai akhir tahun 2017 lalu, di mana tingkat okupansi perkantoran sedang melonjak turun di seluruh area Jakarta, nyatanya ada beberapa pihak gedung yang tak merasakan hal tersebut secara signifikan, salah satunya dari Ciputra Group. Sebuah perusahaan properti raksasa di Indonesia ini diketahui memiliki tingkat okupansi yang stagnan dan bahkan mengalami peningkatan jumlah permintaan atau inquiries yang cukup tinggi.

Hingga saat ini, Ciputra Group telah berhasil melahirkan empat gedung perkantoran yang menarik di Jakarta, yakni DBS Tower, Tokopedia Tower, Ciputra International Puri, dan Citra Towers Kemayoran. Keempat gedung ini hadir dengan konsep bangunan yang sangat matang, mulai dari struktur bangunan, fasilitas, design gedung, hingga harga sewa kantor yang variatif.

Walaupun secara okupansi memang belum membaik, setidaknya jumlah inquiries yang melonjak tinggi tersebut diyakini akan membawa pengaruh baik pada tingkat okupansi perusahaannya. Setiap tahunnya Ciputra Group semakin optimis bahwa keterisian ruang kantor akan meningkat secara bertahap yang dibantu dengan dorongan bisnis e-commerce, asuransi, dan co-working space yang semakin menunjukkan perannya di Indonesia.

Permintaan Sewa Kantor

(Image: Ciputra Group)

Selain dorongan ketiga hal tersebut, pihak Ciputra Group juga menyatakan bahwa adanya faktor peningkatan dari para perusahaan kecil yang berkantor di ruko. Saat ini banyak sekali perusahaan-perusahaan rintisan yang bermula dari ruko kemudian beralih gedung perkantoran di luar area CBD. Bagi perusahaan-perusahaan properti lain yang memiliki gedung di luar area CBD seharusnya ikut terkena dampak baik bagi perusahaan jenis ini.

Artadinata Djangkar, selaku Senior Director Ciputra Group pun melihat langsung adanya perubahan perilaku yang terjadi pada jenis perusahaan tersebut. Jika biasanya ruko menjadi tempat perkantoran yang diandalkan, namun saat ini perusahaan tersebut perlahan mulai pindah ke gedung perkantoran di luar area CBD.

Permintaan Sewa Kantor

Salah satu contoh yang dialami Ciputra Group adalah dari gedung Ciputra International Puri. Proyek pembangunan gedung berskala besar ini sudah memiliki daftar inquiry yang sangat tinggi meskipun belum bisa dipastikan keputusan transaksi tersebut. Sekitar 40% area gedung ini telah terjual dan masih akan dilakukan proses penyewaan terhadap perusahaan-perusahaan.

Sebuah perubahan juga terjadi pada perusahaan sektor asuransi. Saat ini perusahaan asuransi tengah melakukan ekspansi pembukaan kantor-kantor atau anak perusahaan baru, sehingga otomatis membutuhkan banyak pilihan gedung perkantoran menarik di Jakarta.

Hingga akhir tahun 2021 nanti, Ciputra Group masih akan optimis untuk meningkatnya okupansi perkantoran seperti sedia kala. Setidaknya akan ada beberapa tren yang akan mempengaruhi peningkatan okupansi nantinya.

 

(Source: Kontan.co.id)