Ini Dia Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2019!

Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2019

Untuk para karyawan hari libur adalah hari yang ditunggu-tunggu. Selain untuk refreshing, hari libur juga dipergunakan sebagai hari keluarga di mana kebanyakan keluarga berkumpul dan merencanakan liburan bersama. Aturan dan daftar cuti bersama serta hari libur nasional 2019 akan kita bahas selanjutnya.

Aturan Soal Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama

Pemerintah telah menetapkan aturan cuti bersama serta hari libur nasional 2019. Ketentuan tersebut tertuang dalam UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, khususnya dalam Pasal 79 sampai dengan Pasal 85 dan Juga Peraturan Pemerintah (PP) No. 21 tahun 1954 tentang Penetapan Peraturan Istirahat Buruh.

Dalam beberapa landasan yuridis tersebut, disebutkan bahwa yang dimaksud dengan hari libur adalah jatah yang didapat karyawan untuk tetap dibayar walau tidak masuk kerja tanpa mengurangi masa kerjanya.

Contoh real-nya seperti ini, ada perusahaan yang telah menetapkan memberikan jatah cuti sebanyak 12 hari selama setahun. Pada prakteknya ada yang diberikan sekaligus setelah masa kerja setahun. Namun ada pula yang memberikannya secara dicicil, yaitu setiap satu bulan bekerja, maka karyawan diberi hak untuk libur sehari.

Untuk karyawan yang belum memenuhi masa kerja 12 bulan, maka peraturan pemerintah UU No. 13 tahun 2003 tidak mengharuskan perusahaan memberikan cuti, melainkan ditentukan berdasarkan PK (Perjanjian Kerja), Peraturan Perusahaan (PP) dan Peraturan Kerja Bersama (PKB).

(Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Dia 10 Program Kantor Menarik untuk Karyawan!)

Hari Libur dan Cuti Bersama 2019

Perlu diketahui bahwa hari libur itu jenisnya ada dua, yaitu hari libur nasional yaitu hari libur yang dijalankan secara serentak secara nasional dan hari libur mingguan, yaitu hari libur yang biasanya diberikan pada hari sabtu dan minggu (tergantung dengan waktu kerja).

Nah selama tahun 2019 nanti, hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2019 telah ditentukan oleh pemerintah. Berikut daftar hari libur nasional dan cuti bersama di tahun 2019:

Tanggal Hari Keterangan
1 Januari 2019 Selasa Tahun baru Masehi
5 Februari 2019 Selasa Tahun baru Imlek
7 Maret 2019 Kamis Hari Raya Nyepi
3 April 2019 Rabu Isra Mi’raj
19 April 2019 Jumat Jumat Agung / Paskah
1 Mei 2019 Rabu Hari buruh
19 Mei 2019 Minggu Hari Raya Waisak
30 Mei 2019 Kamis Kenaikan Isa Almasih
1 Juni 2019 Sabtu Hari lahir Pancasila
3-4 Juni 2019 Senin – Selasa Cuti Bersama
5-6 Juni 2019 Rabu – Kamis Hari Raya Idul Fitri
7 Juni 2019 Jumat Cuti Bersama
11 Agustus 2019 Minggu Hari Raya Idul Adha
17 Agustus 2019 Sabtu Hari Kemerdekaan Indonesia
1 September 2019 Minggu Tahun Baru Hijriyah
9 November 2019 Sabtu Maulid Nabi
24 Desember 2019 Selasa Cuti Bersama
25 Desember 2019 Rabu Hari Natal

Ketentuan hari libur dan cuti bersama tahun 2019 nantinya akan ditetapkan pemerintah pada awal tahun, maka setiap karyawan harus diberikan gaji penuh selayaknya dan dianggap memenuhi waktu kerja normal. Untuk tahun 2019 mendatang, pemerintah telah menetapkan hari libur nasional sebanyak 16 hari ditambah dengan 4 hari cuti bersama untuk hari raya Idul Fitri dan hari raya Natal.

Lantas bagaimana aturannya bila ada karyawan yang pada saatnya libur namun tetap tidak bisa meninggalkan pekerjaannya di waktu hari libur nasional atau hari libur cuti bersama?

Berdasarkan Peraturan Menteri No 102/ MEN/IV/2004, Pasal 1 Ayat 1, waktu kerja pada saat libur nasional atau cuti bersama maka dianggap kerja lembur dengan imbalan yang telah ditetapkan secara wajar.

Beda ASN dengan Pegawai Swasta

Keputusan untuk menetapkan jumlah hari libur adalah koordinasi antara Menteri Agama, Lukman Hakim, Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri serta Menteri Pendayagunaan Aparatur negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur yang bersama-sama menandatangani keputusan setelah perundingan disaksikan oleh PMK / Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani serta Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada tanggal 2 November 2018 yang lalu.

Ada perbedaan antara penerapannya dari ASN (Aparatur Sipil Negara) dan pegawai swasta menurut Menteri Agama Lukman Hakim. Lukman Hakim mengatakan bahwa cuti tahunan tidak akan mengurangi jatah cuti tahunan yang berjumlah 12 hari per tahun untuk ASN. Lain halnya dengan pegawai swasta, cuti tahunan yang telah ditetapkan pemerintah akan mengurangi jumlah cuti tahunan sebagaimana semestinya.

Dengan perbedaan ini, Lukman Hakim merujuk kepada landasan hukum yang telah ditetapkan olek KEPRES. Untuk ASN telah diatur oleh negara, sementara untuk pegawai swasta diberikan kewenangan terhadap masing-masing perusahaan.

Untuk hak cuti tahunan yang diberikan kepada pegawai swasta merujuk kepada Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. SE.302/MEN/SJ-HK/XII/2010 (SE Menakertrans) tentang Pelaksanaan Cuti Bersama di Sektor Swasta 2011.

Poin-poin penting yang dapat diambil dalam surat edaran tersebut antara lain:

  • Cuti Bersama yang ditetapkan pemerintah sudah menjadi bagian dalam cuti tahunan sebagaimana hak pegawai
  • Pada pelaksanaannya pengambilan jatah cuti bersifat pilihan sesuai dengan PP No 21 tahun 1954
  • Pegawai yang pada waktu Cuti Bersama harus tetap bekerja karena alasan tertentu maka jatah cuti tahunannya tidak berkurang dan pada hari tersebut tetap mendapat upah penuh
  • Pegawai yang mengambil cuti pada saat Cuti Bersama maka jatah cuti tahunannya menjadi berkurang
  • Cuti bersama bersifat pilihan dan pelaksanaannya disesuaikan dengan kesepakatan antara pegawai dan perusahaan.

Jadi demikianlah mengenai aturan dan daftar hari libur nasional dan cuti bersama 2019 yang dapat SewaKantorCBD.com paparkan. Ketentuan ini dibuat untuk tetap mengedepankan kesejahteraan kalangan pegawai kantoran dan pelaku bisnis. Jadi, kantor Anda mengikut aturan ini?