Kelebihan dan Kekurangan Desain Tata Ruang Kantor Terbuka

Tata Ruang Kantor Terbuka

Sejak Google memperkenalkan kantor mereka sebagai taman hiburan yang jutaan kali lebih indah, tren tata ruang kantor terbuka kian populer. Google melengkapi kantor terbuka mereka yang diakui dunia sebagai yang terbesar itu dengan beragam fasilitas dan hiburan yang lengkap. Hasilnya para generasi millennial memimpikan bekerja di kantor dengan tata ruang terbuka atau open office layout. Tetapi benarkan bahwa tata ruang kantor terbuka mampu meningkatkan tingkat produktivitas pekerja?

Untuk menjawabnya, kita harus mengenal kelebihan dan kekurangan desain tata ruang kantor terbuka. Dengan mengenalnya, kita juga bakal tahu apakah semua kantor patut menerapkan desain tata ruang kantor terbuka sebagai bagian dari tren masa kini atau justru bertahan dengan desain kantor konvensional.

Kelebihan Desain Tata Ruang Kantor Terbuka

Kita mulai dari sisi positifnya terlebih dahulu. Menerapkan desain tata ruang kantor terbuka nyatanya memiliki sejumlah dampak positif, diantaranya:

1. Produktivitas Tetap Terjaga

Tata Ruang Kantor Terbuka
Image: Alex Kotliarskyi – Unsplash

Terdapat penelitian yang menyatakan bahwa desain tata ruang kantor terbuka bisa meningkatkan produktivitas karyawan. Tetapi perlu dipahami juga bahwa tata ruang kantor terbuka tidak menurunkan produktivitas karyawan.

Desain tata ruang kantor terbuka membuat produktivitas karyawan tetap terjaga. Para karyawan tidak mengalami hambatan akibat berkurangnya luas ruangan yang dimiliki tiap karyawan.

2. Ekonomis

Tata Ruang Kantor Terbuka
Image: officefurnituresolutions.com

Jika yang jadi pertimbangan utama adalah soal nilai ekonomis, maka desain tata ruang kantor terbuka bisa jadi pilihan tepat. Tata ruang terbuka mampu mengoptimalkan luas ruangan yang tersedia. Desain ini tidak membutuhkan cubicle yang memisahkan meja kerja antar karyawan.

Dari segi budget, tentu ini jauh lebih hemat ketimbang membuat partisi. Apalagi desain kantor semacam ini bisa menampung lebih banyak orang dalam ruang yang terbatas.

(Baca Juga: Beda Kerja di Startup dan Corporate, Anda Pilih yang Mana?)

3. Meningkatkan Komunikasi

Tata Ruang Kantor Terbuka
Image: Pexels.com

Satu hal yang begitu terasa ketika menerapkan desain tata ruang kantor terbuka, yakni tingkat komunikasi antar pekerja jadi semakin meningkat. Tidak adanya dinding pembatas membuat dampak positif dalam komunikasi antar karyawan.

Desain ruang kantor terbuka juga meningkatkan interaksi antar pekerja. Antar pekerja satu dengan lainya jadi semakin lebih terbuka. Komunikasi jadi lebih mudah dilakukan dan tidak ada waktu yang terbuang hanya karena kesulitan berkomunikasi.

4. Mudahnya Pengawasan

Tata Ruang Kantor Terbuka
Image: Pexels.com

Kelebihan desain tata ruang kantor terbuka berikutnya terletak pada mudahnya melakukan pengawasan pada karyawan. Dengan banyak karyawan berkumpul dalam satu ruang besar terbuka, manager atau supervisor bisa dengan mudah melakukan pengawasan. Manager tidak harus berkeliling hanya untuk mengawasi karyawan atau meminta feed back dari mereka.

5. Pertukaran Ide

Tata Ruang Kantor Terbuka
Image: Pexels.com

Salah satu alasan terbesar mengapa banyak perusahaan berbasis teknologi menerapkan tata ruang kantor terbuka adalah keinginan mereka menjamin bahwa antar satu pekerja dengan pekerja lainya terdapat pertukaran ide. Kantor semacam ini juga sangat tepat untuk mereka yang bergerak dalam bidang industri kreatif.

6. Meningkatnya hubungan karyawan dan atasan

Tata Ruang Kantor Terbuka
Image: glassdoor.com

Yang tak kalah penting adalah terciptanya hubungan antar karyawan dengan atasan yang baik. Hal ini karena karyawan dan atasan bisa dengan mudah saling menjangkau. Keadaan demikian secara langsung akan menciptakan lingkungan kerja yang positif.

7. Proyek tim lebih mudah dan cepat diselesaikan

Tata Ruang Kantor Terbuka
Image: Icons8 Team – Unsplash

Pada perusahaan yang banyak mengerjakan proyek tim, maka desain tata ruang kantor terbuka bisa sangat efisien. Hal ini karena mamajer bisa dengan mudah memantau perkembangan sebuah tim yang sedang mengerjakan proyek. Manajer juga bisa dengan mudah melihat siapa yang terlibat aktif dan siapa yang kurang bergairah.

8. Pengurangan fasilitas dan biaya terkait

Tata Ruang Kantor Terbuka
Image: slate.com

Selain ekonomis karena bisa memanfaatkan ruang secara optimal, tata ruang kantor terbuka juga bisa menekan biaya pengeluaran. Biaya fasilitas seperti AC, dan listrik bisa ditekan karena penggunaanya bersama-sama. Misalnya AC dipasang dititik sentral sehingga tidak membutuhkan banyak AC. Tentu beda bila menggunakan desain tata ruang tertutup.

9. Perubahan interior lebih mudah dilakukan

Tata Ruang Kantor Terbuka
Image: ambiencedoor.com

Jika terjadi penambahan atau pengurangan karyawan, interior kantor terkadang harus disesuaikan dengan mengalami perubahan. Nah jika Anda menerapkan desain tata ruang kantor terbuka, maka Anda akan dengan mudah menambahkan atau mengurangi peralatan kerja karyawan.

Kekurangan Desain Tata Ruang Kantor Terbuka

Sayangnya meski terlihat begitu sempurna, desain tata ruang kantor terbuka bukan berarti tanpa kekurangan sama sekali. Melainkan ada sejumlah kelemahan, berikut diantaranya:

  • Berisik. Karena ada banyak orang ditempatkan dalam satu ruang tanpa ada pembatas, maka ruang kantor jadi amat sangat berisik. Suara orang ngobrol, menerima telfon, dan polusi suara lainnya terdengar sangat jelas diantara pekerja.
  • Konsentrasi Terganggu. Akibat suara yang berisik konsentrasi bisa terganggu. Akibatnya tingkat produktivitas menurun. Hal ini akan sangat terasa bagi pekerja yang tidak suka bekerja dalam kondisi yang bising.
  • Kurangnya Keamanan. Karena tidak adanya pembatas antar karyawan satu dengan yang lainya, maka setiap karyawan harus menjaga barangnya masing-masing. Termasuk juga barang yang mereka kerjakan.
  • Tidak Ada Ruang Pribadi. Yang pasti desain tata ruang kantor terbuka tidak memungkinkan seseorang melakukan percakapan yang sifatnya pribadi. Karena itu hanya untuk sekadar menelfon saja, seseorang harus mencari ruang yang lebih tertutup, misalnya di kamar mandi.
  • Rawan Terjadi Perdebatan. Hanya untuk mengatur kondisi dalam ruang kantor saja bisa terjadi perdebatan, misalnya saja pengaturan temperatur AC, lampu, pewangi ruangan dan lain sebagainya. hal ini karena ada banyak pendapat dalam satu ruangan.

Dan yang lebih buruk lagi, dalam desain tata ruang kantor terbuka hirarki mana atasan mana bawahan, mana senior mana junior akan hilang. Jadi tidak semua kantor bila didesain dengan tata ruang kantor terbuka akan sepenuhnya bersifat baik.