Lima Lantai Menara Astra Disewakan untuk Co-working Space

Perkembangan ruang kerja bersama atau co-working space di kota-kota besar terus meningkat pesat beberapa tahun terakhir dan akan tetap terus meningkat ditahun-tahun ke depan. Salah satunya adalah di Jakarta. Banyaknya perusahaan rintisan (startup) ditambah mahalnya harga sewa kantor menjadi salah satu penyebabnya.

Melihat kenyataan itu, PT Astra Land Indonesia percaya bahwa bisnis perkantoran di Jakarta tetaplah bisnis yang menarik kedepanya. Tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa ada kelebihan pasokan ruang kantor yang menyebabkan tingkat okupansi perkantoran terus melemah bahkan hingga tahun 2019 nanti.

Pertumbuhan Co-Working Space

Akibatnya tingkat persaingan antar penyedia gedung meningkat. Dibutuhkan strategi yang tepat agar gedung perkantoran tidak sepi penyewa. Astra Land Indonesia melihat bahwa perkantoran ke depan bakal banyak didorong oleh co-working space.

Untuk mengikuti tren tersebut, Gedung perkatoran Menara Astra yang merupakan gedung pertama yang dikembangkan Astra Land Indonesia di bilangan central business district (CBD) Sudirman, Jakarta Pusat disewakan untuk pengelola co-working space.

Presiden Direktur Astra Land Indonesia Wibowo Muljono mengatakan bahwa lima lantai dari gedung Astra Land Indonesia setinggi 261,5 meter disewakan kepada pengelola co-working space dengan masa kontrak hingga lima tahun.

“Co-working space adalah suatu konsep bisnis yang menarik. Para pengelola memasarkan ruang kepada individu atau perusahaan-perusahaan untuk disewakan dalam jangka pendek. Jadi mereka membisniskan ruangan.” ujar Wibowo Jumat (2/11).

Gedung Astra Disewakan
Image: WeWork

Adanya tren perkembangan co-working space tersebut tentu menarik. Dimana perkembangan bisnis gedung perkantoran akan tetap ada dan tumbuh, tetapi ke arah yang berbeda.

Astra Land Indonesia pun demikian. Ia melihat bahwa masa depan gedung perkantoran masih ada. Hanya saja dalam beberapa tahun ke depan terutama di tahun 2019 nanti kondisi ketersediaan ruang kantor masih akan over suplai.

Melihat potensi yang tetap ada inilah, maka Astra Land tetap berencana membangun gedung perkantoran di Jakarta. Apalagi jika dibanding dengan negara lain, harga sewa kantor, sewa apartemen dan properti lain di Jakarta terbilang masih murah. Yang terbaru, Astra Land bakal mengembangkan gedung baru di kawasan Gatot Subroto.

Wibowo menambahkan bahwa di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan Astra Land telah memiliki lahan seluas 3,2 ha. Rencananya lahan tersebut akan digunakan untuk membangun satu menara perkantoran dan dua tower apartemen. Diprediksi nilai proyek atau gross development value (GDV) untuk membangun tiga tower tersebut mencapai Rp 4,1 triliun.

“Hanya saja, sebelum mengembangkan gedung perkantoran, kami akan terlebih dahulu mengembangkan apartemen. Menurut rencana, kuartal III-2019 kami akan luncurkan apartemennya. Sasaran pasarnya tetap menyasar segmen luxury karena harga lahannya memang sudah sangat mahal. Kalau untuk perkatorannya belum kami tetapkan kapan mulai dibangun.” Papar Wibowo.

Menara Astra

Menara Astra disewakan
Image: SewaKantorCBD Team

Perlu diketahui bahwa menara Astra adalah gedung perkantoran dengan kualitas Grade A Office. Gedung perkantoran ini mengadopsi standar Green Building peringkat Platinum.

Luas total bangunan mencapai 72.506 meter persegi dengan total 55 lantai. Di dalamnya dilengkapi dengan 27 lift dan memiliki 1.100 tempat parkir. Di dalamnya juga terdapat Restaurant, Minimarket, ATM, Foodcourt, Bank dan Musalla sebagai fasilitas di kawasan kantor. Untuk harga sewa kantor menara Astra, klik disini.

Bangunan yang dibangun pertama kali pada tahun 2013 dan selesai pada februari 2017 berada dalam satu kawasan dengan apartemen Anandamaya 1, 2, dan 3 di atas lahan seluas 2,4 hektare (ha). Proyek pembangunanya menghabiskan dana US $ 600 juta.