Menyingkap 15 Fakta Menarik dari Gedung Penembus Awan Burj Khalifa

Hingga saat ini, Uni Emirat Arab masih akan terus berbangga karena berhasil menorehkan catatan penting bagi keberhasilan negaranya. Selain dikenal sebagai negara yang bertaburan akan barang mewah, Dubai terkenal akan sebuah terobosan gedung tertinggi di dunia bernama Burj Khalifa. Ketinggiannya memang mempesona, yang selama ini dianggap mustahil namun berhasil dibangun dengan kokoh dan megah hingga akhirnya menjadi salah satu ikon dunia. Bayangkan, sejak awal kemunculannya ada banyak sekali gedung-gedung tertinggi yang menduduki peringkat teratas seketika dikalahkan oleh Burj Khalifa. Maka tak heran jika gedung ini langsung tersohor oleh dunia dan menjadi tempat menarik wisatawan. Namun nyatanya ada pula fakta-fakta menarik Burj Khalifa selain ketinggiannya, mulai dari bahan bangunan, desain, struktur, hingga ke biaya pembangunannya cukup membuat masyarakat tercengang.

Mari simak ulasan fakta menarik gedung penembus awan Burj Khalifa.

1. Ketinggian Mencapai 828 Meter

Burj Khalifa

(Image: thedubaiadvanture.com)

Ya, saat pembangunan ini rampung, dunia memang dihebohkan dengan angka ketinggian gedung yang mencapai 828 meter. Bagaimana tidak, selama ini tidak pernah ada bangunan yang bahkan mencapai angka 700 meter dan kemudian Burj Khalifa hadir dengan ketinggian tersebut. Dengan ketinggian ini Burj Khalifa terlihat sebagai landmark dominan jika dibandingkan gedung lain di sekitarnya.

 

2. Sebelumnya Bernama Burj Dubai

Awalnya Burj Khalifa yang dirancang tim arsitek dari perusahaan Amerika, Skidmore, Owing, dan Merril, itu diberi nama Burj Dubai, yang berarti Menara Dubai, namun diganti menjadi Burj Khalifa untuk menghormati Syeikh Khalifa bin Zayed al Nahyan, pemimpin Abu Dhabi yang berhasil menyelamatkan Dubai dari kebangkrutan pada 2009 silam.

 

3. Desain Bangunan Terinspirasi dari Jenis Bunga

Burj Khalifa

(Image: hasyapudjadi.blogspot)

Burj Khalifa

(Image: Wikipedia)

Bentuknya yang dinamis dan modern tentu tak luput dari hasil rancangan perusahaan asal Korea Selatan yakni Samsung Engineering and Construction. Konsep bangunan ini mengambil inspirasi dari bunga asal Yunani, Hymenocallis atau Bunga Bakung. Inti pusat menara ini mengambil design kelopak bunga yang berbentuk ramping segitiga. Apalagi ditambah dengan sungai dan taman yang berada di sekitar menara, semakin menegaskan konsep bunga Hymenocallis yang memang hidup di sungai.

 

4. Mengeluarkan Biaya yang Fantastis

Melihat ketinggian gedung yang menjulang seperti ini, sudah dipastikan butuh biaya sangat tinggi untuk merampungkan hingga seluruh unsur dalam gedung berkualitas baik. Kabarnya, pembangnan Burj Khalifa menghabiskan biaya sebesar 1,5 milliar dollar AS.

 

5. Berhasil Memecahkan Banyak Rekor Dunia

Tak heran pula jika Burj Khalifa langsung menorehkan banyak catatan dalam rekor dunia, beberapa diantaranya adalah bangunan berstruktur bebas (tanpa penyangga) tertinggi di dunia, lantai tertinggi yang dihuni manusia di dunia, deck observation outdoor tertinggi di dunia, lift berjarak jauh di dunia, observatorium luar ruangan tertinggi di dunia.

 

6. Mengerahkan Tenaga Kerja Proyek Terbanyak

Saat proses pembangunannya saja, Burj Khalifa sudah disebut sebagai salah satu megaproyek terbesar di dunia. Maka tak heran pula untuk menyelesaikan pembangunan tepat waktu dan tetap berkualitas tinggi, diperlukan tenaga kerja proyek yang sangat banyak. Diketahui Burj Khalifa mengerahkan sebanyak 12.000 pekerja saat masa konstruksinya.

 

7. Mengerahkan Puluhan Perusahaan Kontraktor Ternama

Selain butuh tenaga kerja proyek sebanyak 12.000 tadi, Burj Khalifa juga memerlukan sejumlah 30 perusahaan kontraktor ternama di dunia untuk menciptakan segala unsur dalam gedung berstandard international. Hal ini menjadi salah satu fakta menarik Burj Khalifa mengingat umumnya gedung hanya perlu beberapa kontraktor untuk merampungkan bangunannya.

 

8. Spesifikasi Gedung yang Baik

Burj Khalifa tak hanya tentang tingginya saja, namun terkenal dengan spesifikan gedung yang fantastis. Luas bangunan ini mencapai 309,473 meter persegi yang dilengkapi fasilitas tempat parkir, 304 kamar hotel, 904 unit apartemen,dan  2957 kapasitas kendaraan. Sedangkan untuk fasilitas lift, Burj Khalifa menghadirkan 58 lift yang berjalan dengan kecepatan 10 meter per detik atau 60 km per jam, yang disebut-sebut sebagai lift tercepat di dunia.

 

9. Sebanyak 260.000 Kaca Dibersihkan dalam Waktu 3 Bulan

Burj Khalifa

(Image: Tribunnews.com)

Tahukah Anda bahwa proses pembersihan kaca di sini tak seperti gedung pada umumnya. Wajar saja, dengan bangunan yang luas dan tinggi seperti ini, diperlukan proses yang lebih rumit dan panjang untuk dapat mengelola kebersihan kaca. Kabarnya, total 260.000 keseluruhan panel kaca ini membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk selesai dibersihkan. Terdapat pula 12 mesin pembersih khusus yang dikendalikan oleh 36 orang pekerja.

10. Awalnya Bernama Burj Dubai Hingga Berubah Menjadi Burj Khalifa

Burj Khalifa

(Image: tweetmogaz.com)

Tahun 2010 saat awal gedung telah rampung, gedung ini sempat dinamakan dengan Burj Dubai yang akan menggambarkan sebuah proyek masterpiece kebanggaan Dubai kala itu. Namun akhirnya digantikan menjadi Burj Khalifa dalam rangka untuk menghormati Syeikh Khalifa bin Zayed al Nahyan selaku pemimpin Abu Dubai yang berhasil menyelamatkan Dubai dari kebangkrutan tahun 2009 silam.

 

11. Ujung Bangunan Ini Tetap Terlihat dari Jarak Jauh Sekalipun

Burj Khalifa

(Image: trabajandoindubai.blogspot.com)

Bangunan setinggi 828 meter dengan bentuk mengerucut ke atas memang khusus dirancang demi membuat Burj Khalifa dapat tetap terlihat meski dari jarak jauh sekalipun. Bahkan, dari jarak 95 kilometer pun ujung bangunan ini masih terlihat dengan jelas.

 

12. Menggunakan Energi yang Sangat Besar Setiap Harinya

Meskipun begitu, Burj Khalifa memang cukup asing dari konsep penghematan energi seperti yang sedang trend saat ini. Mulai banyak gedung-gedung baru muncul dengan konsep penghematan energi air dan listrik demi keberlangsungan hidup yang lebih baik. Burj Khalifa mengonsumsi air sebanyak 250.000 galon per hari dan juga butuh tenaga listrik yang sangat besar untuk mencukupi kebutuhan gedung. Sementara sistem pendinginnya hampir sama dengan mencairkan 10.000 ton es setiap harinya.

 

13. Bobot Gedung yang Tak Biasa

Dengan bangunan semegah ini, dibutuhkan juga aneka jenis material yang dibutuhkan untuk memperkokoh bangunan. Burj Khalifa membutuhkan beton dengan berat setara 100.000 gajah dan banyaknya baja aluminium yang setara dengan lima pesawat Airbus 380 untuk strukturnya.

 

14. Lift Bangunan Ini Disematkan Teknologi untuk Keadaan Darurat

Tak lupa, pihak gedung juga menyematkan teknologi mutakhir yang dirancang untuk evakuasi keadaan darurat, seperti kebakaran, gempa bumi, dan lain-lain. Sehingga para pengunjung yang berada di lantai atas sekalipun, tingkat keamanannya tetap terjaga oleh teknologi yang disematkan pada beberapa fasilitas dalam gedung.

 

15. Melihat Pemandangan yang Menakjubkan dari Fasilitas Observation Deck

Fakta Burj Khalifa

(Image: jamielafferty.com)

Salah satu hal paling menarik bagi pengunjung di sini adalah berada di area deck observation untuk melihat panorama Dubai dari atas. Pasalnya, pemandangan yang dilihat dari ketinggian ratusan meter ke atas. Maka sudah dipastik hamparan luas kota ini terlihat menawan dan menjadi pengalaman hidup yang menyenangkan!

 

(Source: Viva.co.id)