Pentingnya Baca Buku Bagi Karyawan

Baca Buku Bagi Karyawan

Ketika masih sekolah dulu, kita setiap hari tak pernah jauh-jauh dari buku. Ada saja buku-buku yang kita baca, entah itu buku pelajaran, novel, buku inspirasi, buku panduan dan lain sebagainya. Tetapi anehnya, kebiasaan semacam ini luntur ketika kita memasuki dunia kerja. Kita seolah terbelenggu dengan pekerjaan sampai-sampai lupa bahwa pemahaman kita juga masih perlu ditingkatkan melalui baca buku.

Memang dunia ini tak sama dengan apa yang ada di buku. Banyak teori di buku yang sekadar menjadi teori usang saja. Tetapi melalui baca buku, kita bisa mendapatkan segudang manfaat luar biasa. Karena itulah beberapa perusahaan Tanah Air masih menganjurkan karyawannya untuk membaca. Misalnya yang dilakukan oleh banyak perusahaan perbankan. Lantas apa sebenarnya manfaat membaca buku?

1. Memperbaiki kualitas wawasan

Dengan kebiasaan membaca, sudah tentu wawasan bertambah. Itu menjadikan Anda satu langkah di depan dari semua karyawan lain. Bila ada diskusi atau morning briefing, Anda akan dengan mudah mengeluarkan ide dan pendapat karena mungkin saja salah satu bacaan yang Anda baca kemarin ada sangkut pautnya dengan persoalan yang dihadapi saat ini.

Bukankah dengan kelancaran berbicara membuat Anda terlihat pintar dan berwawasan luas? Bisa jadi si boss akan langsung terkesan dan menawarkan proyek lain untuk Anda. Bisa jadi jalan untuk promosi juga, kan?

2. Tempat berkonsultasi

Bukan hanya boss yang akan terkesan dengan pola pikir Anda yang luas wawasan. Namun dengan luasnya pengetahuan karena sering baca, rekan-rekan kerja pun akan semakin sering untuk berkonsultasi dalam mengatasi masalah yang tidak bisa mereka selesaikan sendiri.

Semakin intens rekan kerja menanyakan solusi suatu masalah, semakin Anda pintar dalam menyelesaikannya. Lalu bila sudah dijadikan andalan semua orang, percayalah, promosi jabatan juga semakin dekat dengan Anda.

3. Sebagai bahan referensi

Kebiasaan rajin membaca membuat pikiran semakin terbuka dan semakin banyak referensi yang bisa saja diimplementasikan dalam kehidupan. Misalnya Anda membaca tentang dunia rumah tangga. Di salah satu bahan bacaan tersebut membahas masalah yang sama dengan yang Anda alami. Nah, setidaknya Anda sudah dapat menyelesaikannya dengan cara yang sama di dalam buku bacaan.

4. Alat asah otak

Walaupun seseorang memiliki tingkat IQ tinggi di atas 130 atau superior, namun orang tersebut malas untuk membaca, dapat dipastikan nasib otaknya seperti pisau berkualitas tinggi namun hanya sebagai pajangan.

Otak itu sama seperti pisau, makin diasah makin tajam. Dengan banyak membaca, ketajaman berpikir dan tingkat konsentrasi pun makin meningkat. Anda akan lebih mampu dan siap dalam menghadapi setiap masalah bila otak Anda dalam kondisi fit. Artinya kerja otak sigap dalam mensinyalir setiap kondisi baik maupun buruk sekalipun.

5. Penghilang stress

Salah satu obat mujarab bila Anda terserang stress adalah membaca. Cobalah luangkan waktu 15 menit setiap hari membaca cerpen atau jenis cerita lucu yang singkat. Jangan cari bahan bacaan yang berat-berat dulu. Nanti Anda sendiri yang kewalahan. Bisa juga Anda ganti dengan buku inspirasi.

Cerita pendek atau komik singkat akan membuat Anda terlepas sejenak dari masalah yang dihadapi saat ini. Bahkan Anda bisa petik kata-kata yang berkesan, baik itu lucu maupun bijak untuk Anda ingat dan terapkan dalam pembicaraan dengan rekan kerja.

6. Menambah kosa kata

Orang pintar adalah orang yang jago bersilat lidah. Dari mana ia akan jago bersilat lidah bila kosa katanya minim? Untuk itulah di sini peran membaca menjadi penting untuk membuat kita tampak lihai di depan umum. Apalagi jika kerjaan kita adalah public speaker.

Bagaimana orang mau melakukan apa yang kita inginkan jika kita sendiri irit bicara karena bingung mau ngomong apa? Ayo mulai sekarang jadikan membaca adalah rutinitas sehari-hari kita. Nggak usah lama-lama cukup 15 menit saja setiap hari.

(Baca Juga: 11 Resolusi Karir 2019 yang akan Mengubah Masa Depan Lebih Baik)

7. Menjadikan kita pribadi yang lebih bijaksana

Membaca adalah membuka jendela dunia. Dengan banyak membuka jendela dunia maka semakin banyak hal-hal yang dapat kita lihat. Hal ini tentu berpengaruh terhadap cara pandang kita dalam menghadapi suatu masalah. Semakin banyak kita melihat sisi lain dari kehidupan ini, semakin banyak cara kita dalam menyelesaikan masalah yang ada.

Bila kita dulunya hanya memandang suatu masalah dari satu segi dan hanya memiliki satu solusi, maka dengan bertambahnya wawasan, maka semakin banyak alternatif solusi yang dapat kita terapkan dalam kehidupan ini.

Ingat pepatah lama: Semakin Anda tahu dunia, semakin Anda tahu banyak jalan menuju Roma.

8. Meningkatkan rasa percaya diri

Percaya diri dapat meningkat seiring dengan meningkatnya ilmu pengetahuan yang kita dapatkan. Coba lihat di sekolah-sekolah. Kebanyakan anak-anak yang pede adalah anak-anak pintar karena ia dapat mengerti apa yang dibicarakan sehingga percaya diri untuk merespon pertanyaan guru.

Sama halnya dengan karyawan, dengan Anda banyak membaca, Anda akan semakin pintar dan matang dalam menyikapi setiap masalah. Masalah di kantor yang terlalu rumit bisa Anda pahami walaupun belum tentu juga dapat menemukan solusi yang tepat.

At least, Anda tidak lagi diam setiap kali diajak diskusi dengan boss, karena Anda tahu ke mana arah pembicaraan si boss. Minimal si boss merasa tidak buang waktu percuma diskusi dengan Anda bila dia dapat menilai bahwa Anda berada di jalur yang sama dan memiliki rasa percaya diri dalam mengeluarkan pendapat dan ide.

Dengan begini, tidak ada alasan untuk tidak memasukkan baca buku sebagai salah satu resolusi tahun baru Anda. Setuju?