Perubahan Tren Industri Konstruksi Dunia Selama 2018

Tren Konstruksi Dunia

Tahun 2018 merupakan tahun yang cukup menarik di bidang industri konstruksi dunia. Hal ini terjadi lantaran adanya perubahan terhadap rantai pasokan material dan perubahan pada penerapan teknologinya.

Adanya berbagai tren terbaru di dunia industri konstrusksi membuat perusahaan-perusahaan tetap kompetitif dan dapat mempersiapkan diri menghadapi pesatnya perkembangan industri konstruksi di masa depan.

Tren Industri Konstruksi Dunia

Pada artikel kali ini, SewaKantorCBD.com coba memaparkan tren industri konstruksi dunia yang terjadi selama tahun 2018. Tentu saja bisa menjadi cerminan bagaimana industri kontruksi bakal berjalan di tahun berikutnya.

1. Penggunaan Konstruksi Kering (Dry Construction)

Gencarnya pembangunan infastruktur di Indonesia harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya yang negara ini miliki. Dry construction sendiri adalah salah satu perubahan penggunaan teknlogi yang ada dalam dunia konstruksi pada tahap awal. Tahap selanjutnya adalah penggantian bekisting, yang berarti cetakan sementara guna membentuk konstruksi beton dan menahannya.

Jadi, jika selama ini bekisting dibuat menggunakan kayu, namun sekarang sudah diganti dengan metal deck atau baja bergelombang. Sehingga penggunaannya dapat lebih cepat dan dengan hasil yang lebih bagus. Hal ini merupakan salah satu perubahan pada tren konstruksi kering di dunia.

Dry construction merupakan solusi dalam penggunaan bahan yang tidak terbarukan atau membutuhkan waktu lama terbarukan. Pelaku konstruksi belakangan ini semakin menyadari untuk menggunakan teknik konstruksi kering. Di sisi lain, regulasi yang kita miliki masih tertinggal. Karena pada dasarnya regulasi dapat muncul apabila terdapat inovasi didalamnya.

Untuk itu, sangat diperlukan perhatian dari pemerintah dan pelaku konstruksi guna mengatur regulasi terkait konstruksi kering. Sehingga hal tersebut dapat mendukung industrinya.

(Baca Juga: 10 Kontraktor Raksasa Yang Menguasai Megaproyek Dunia)

2. Makin Majunya Teknologi dan Integrasi

Hadirnya berbagai macam teknologi terbaru seperti perangkat lunak membuat industri konstruksi berkembang menjadi lebih baik dan lebih maju. Untuk mengatur proyek konstruksi dapat dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak, mulai dari penjadwalan, pengerjaan, sampai penyelesaian proyek konstruksi. Di sisi lain, kemajuan teknologi dalam industri konstruksi tak hanya sebatas pada perangkat lunak saja, tetapi juga penggunaan Drone.

Drone merupakan salah satu alat yang populer karena alat ini dapat dioperasikan oleh perusahaan konstruksi dengan biaya yang lebih murah. Drone dan foto udara berfungsi untuk menangkap foto dan video secara lanskap. Hasilnya dapat meningkatkan pengawasan keamanan dan keselamatan di sekitar proyek.

Selain itu, adanya drone dapat menambah lebih banyak informasi sebagai hasil dari data survei. Kedua perangkat tersebut tentu akan sangat membantu untuk menghasilakn kualitas proyek yang lebih baik lagi.

3. Peningkatan Konstruksi Modular dan Prefabrikasi

Peningkatan konstruksi modular dan prefabrikasi merupakan bagian dari tren industri konstruksi dunia yang akan terus menjadi tren hingga 2019. Beberapa perusahaan konstruksi modular membuat sebuah berita di mana mereka dapat membuat bangunan perumahan dan juga komersial.

Konstruksi modular adalah pendekatan prefabrikasi guna membangun struktur berulang. Sebagai contoh yaitu gedung perkantoran, hotel, dan apartemen yang cocok menggunakan bangunan modular dan prefabrikasi. Dikarenakan jumlah penggunaan material, waktu, dan fleksibilitasnya, tren konstruksi prefabrikasi dan modular semakin meningkat.

Penggunaan konstruksi modular dan prefabrikasi mampu menghemat lebih banyak waktu dan anggaran perusahaan. Material dari konstruksi modular dibangun di dalam pabrik, jadi perusahaan tidak perlu khawatir terkait masalah cuaca.

Material tersebut juga dapat didaur ulang, sehingga tren kosntruksi ini dapat menghindari penggunaan material yang berlebihan. Tent hal tersebut cukup membantu dalam mengurangi limbah sebagai efek samping dari suatu proyek. Selain itu, material dari proyek yang dibangun bisa memenuhi spesifikasi yang diinginkan secara cepat dan mudah.

4. Penurunan Jumlah Tenaga Kerja

Saat ini terdapat hampir 250.000 lowongan pekerjaan di industri konstruksi di Amerika Serikat. Akan tetapi, angka tersebut diperkirakan tidak akan membaik dalam waktu dekat ini. Masalah utama tren ini adalah pengerjaan proyek yang cenderung melambat atau bahkan terhenti dan menyebabkan berkurangnya tenaga kerja.

Hal itu merupakan salah satu faktor yang membuat perusahaan beralih dari tren konstruksi ini ke konstruksi modular dan prefabrikasi guna mengejar target terkait waktu pengerjaan proyek tanpa mengurangi tenaga kerjanya.

5. Konstruksi Berteknologi Ramah Lingkungan

Tren konstruksi berteknologi ramah lingkungan sekarang sedang menjadi tren industri konstruksi dunia. Sehingga semakin banyak perencanaan dan juga pengerjaan suatu proyek dengan menggunakan tren konstruksi tersebut. Prinsip dari teknik konstruksi ini yaitu membangun suatu proyek dengan tetap bertanggung jawab atas lingungan dan penggunaan sumber daya alam.

Dalam praktiknya, dimulai dari perencanaan dan desain, kemudian konstruksi di lapangan, pemeliharaan, dan juga pembongkaran. Metode seperti ini tidak jauh berbeda dengan metode bangunan konvensional, karena tetap mempertimbangkankan utilitas, daya tahan, dan nilai ekonomis. Hal-hal tersebut adalah bagian pentng dari proses konstruksi.

6. Peningkatan Biaya Material

Menurut data Biro Statistik Ketenagakerjaan di Amerika Serikat, Asosiasi Perusahaan Bangunan dan Kontraktor menyimpulkan bahwa terjadi peningkatan biaya dalam hal material di suatu proyek konstruksi. Peningkatan biaya pengadaan material menjadi bagian dari tren industri konstruksi yang akan terus berlanjut hingga 2019.

Harganya sendiri diperkirakan akan meningkat hingga 3 persen dimulai dari tahun 2018. Oleh karena itu, perusahaan-perusahaan konstruksi harus mempersiapkan kemampuan dalam hal finansial dan suatu cara agar tetap konpetitif dalam industri.

Adapun peningkatan harga bahan bangunan sebesar 9 persen dari tahun lalu. Besi dan baja serta produk turunan baja dan kayu merupakan material yang paling terasa kenaikan harganya. Tren konstruksi ini diperkirakan akan terus berlanjut selama terjadi penurunan pasokan dan peningkatan biaya untuk suplai material bangunan.

Itulah beberapa tren industri kontruksi dunia saat ini, lantas apa yang akan Anda lakukan sebagai salah satu pengguna industri kontruksi?