Seberapa Pentingnya Gedung Memiliki Sumur Resapan?

Sumur Resapan Gedung

Beberapa waktu lalu, pemerintah Jakarta melakukan pemeriksaan sumur resapan pada gedung-gedung di wilayah administrasinya. Pemeriksaan dimulai dari gedung-gedung di sepanjang Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin. Di sepanjang jalan tersebut, diketahui terdapat 80 gedung namun hanya 77 gedung yang diperiksa.

Tiga gedung tidak diperiksa lantaran masing-masing gedung masih dalam tahap pembangunan, sudah dihancurkan, dan menunggu izin Kementerian Luar Negeri (untuk Kantor Kedutaan Besar Jerman). Maka pemeriksaan belum bisa dilakukan.

Dari 77 gedung yang telah diperiksa, hampir setengah gedung atau tepatnya 37 gedung tidak memiliki sumur resapan. Hanya 10 gedung yang memiliki kolam serapan dan ternyata 40 gedung di kawasan Sudirman-Thamrin memiliki sumur resapan. Akhirnya pemerintah menegakkan aturan soal gedung harus memiliki sumur resapan. Mereka bakal ditindak sesuai aturan.

Mengingat banyaknya gedung instansi dan perusahaan yang melakukan pelanggaran, lantas seberapa penting sumur resapan bagi gedung?

Aturan Hukum Sumur Resapan Bagi Gedung

Sumur resapan adalah sumur dengan sistem resapan buatan yang berfungsi menampung air hujan akibat adanya penutupan tanah oleh bangunan atau aspal jalan. Air dalam sumur resapan perlahan akan meresap dan tersebar merata ke dalam tanah sebagai pasokan air tanah.

Cara paling mudah untuk membuat sumur resapan adalah dengan mengalirkan air hujan melalui atap, pipa talang ke sumur, kolam atau saluran resapan.

Pembuatan sumur resapan sendiri telah diatur dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 68 Tahun 2005 mengenai Perubahan Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No. 115 Tahun 2001 tentang Pembuatan Sumur Resapan. Dalam hal ini, setiap gedung atau bangunan yang menutup permukaan tanah dan usaha industri yang memanfaatkan air tanah permukaan diwajibkan untuk membuat sumur resapan dalam perencanaan pembangunannya.

Pada tahun ini, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan telah menerbitkan Keputusan Gubernur No. 279 Tahun 2018 mengenai Tim Pengawasan Terpadu Penyediaan Sumur Resapan dan Instalasi Pengolahan Air Limbah Serta Pemanfaatan Air Tanah di Bangunan Gedung dan Perumahan.

Keputusan Gubernur ini berfungsi untuk mendukung pengawasan gedung-gedung tinggi yang memanfaatkan air tanah. Harapan pemerintah, gedung-gedung tinggi dengan tertib hukum membuat sumur resapan sebagaimana yang diamanatkan oleh aturan.

(Baca Juga: Mari Beri Apresiasi untuk 5 Gedung Ramah Lingkungan di Indonesia Ini!)

Pentingnya Sumur Resapan bagi Gedung

Tentu bukan tanpa alasan mengapa sumur resapan diwajibkan bagi gedung, bahkan sampai dibuatkan aturan khusus. Berikut pentingnya keberadaan sumur resapan bagi gedung.

1. Meresap air hujan dan mengisi suplai air tanah

Kala hujan tiba, air turun ke tanah dan diserap sebagai pasokan air tanah. Jika tanah ditutupi bangunan atau aspal, air hujan hanya menggenangi daerah tersebut dan menyebabkan banjir. Fungsi sumur resapan adalah meresap air hujan dan mengisi suplai air tanah. Sehingga bisa menjadi solusi alternatif saat kekeringan atau permintaan air tanah tinggi.

2. Memberikan sumber pendapatan daerah berupa pajak air tanah

Air tanah adalah milik seluruh warga, dalam arti mempunyai akses luas yang harus diatur oleh Undang-Undang. Air tanah adalah milik kepentingan umum. Jika ada sekelompok orang yang membangun gedung atau bangunan di sekitar tanah milik warga dan daerah itu, maka wajib membayar pajak air tanah sebagai pertanggungjawaban atas pemanfaatan air tanah.

Jika semakin banyak sekelompok orang memanfaatkan air tanah untuk kepentingan tertentu, maka semakin besar pula biaya pajak air tanah yang dibayarkan. Inilah yang menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD). Lagipula, pengambilan air tanah dapat dianggap ilegal jika tidak membayar pajak air tanah dan dapat merugikan ekonomi serta lingkungan.

3. Mengurangi dan mencegah banjir di sekitar gedung

Sumur resapan merupakan unsur penting yang wajib diterapkan di daerah bercurah hujan tinggi. Sumur resapan pun dibuat di permukaan tanah dengan kedalaman tertentu dan berfungsi mencegah luapan air saat hujan. Selain itu berguna juga untuk  mencegah banjir. Asalkan, sumur itu tidak dicor atau ditutupi beton.

4. Memenuhi pasokan kebutuhan air bagi masyarakat

Sumur resapan menampung air hujan dalam sebuah wadah di permukaan tanah. Air tersebut akan menggenang dan perlahan diserap oleh tanah sekitar sumur. Ketika tanah menyerap air, maka tanah menyimpan cadangan air tanah yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan.

5. Menjaga ketinggian permukaan air tanah

Sumur resapan bermanfaat menjaga ketinggian permukaan air tanah. Ketika permukaan tanah dalam ketinggian normal, maka tanah tersebut tetap kuat dan subur. Berbeda ketika sumur resapan tidak dibangun atau ditutup, tanah justru menjadi tandus dan keropos, bahkan mengalami penuruan ketinggian tanah seperti yang dialami beberapa kota besar saat ini.

6. Menghindari potensi tanah erosi

Sumur resapan yang telah tertampung membuat cadangan air mengikat tanah dengan kuat. Air inilah yang juga menjaga ketinggian permukaan air tanah, pun juga mengurangi erosi saat air mengalir terlalu deras di permukaan tanah.

Erosi justru dapat menghilangkan kesuburan tanah, menyebabkan tanah semakin keropos dan tandus, bahkan berpotensi membuat tanah tidak solid ketika dibangun oleh gedung-gedung tinggi. Oleh karena itu, sumur resapanlah yang memperkuat kondisi kesehatan tanah di sekitar gedung.

Hingga saat ini, jumlah sumur resapan gedung dan bangunan di kota-kota besar, khususnya Jakarta masih jauh dari jumlah ideal. Seiring dengan pesatnya pembangunan dan ekonomi, seharusnya konservasi air tanah juga semakin meningkat akibat kebutuhan air tanah yang besar.

Jika tidak diiringi dengan seimbang, potensi tanah turun, banjir, dan kota tenggelam sangat mungkin terjadi seperti yang diberitakan oleh media. Untuk itu, peran sumur resapan terbilang sangat penting karena dapat berdampak pada lingkungan kita. DIharapkan agar ke depannya setiap bangunan di Indonesia tidak mengesampingkan peranan ini dan tetap menghadirkan bangunan yang berkualitas.