Tips Mendirikan Usaha Coworking Space Budget Terbatas tapi Ramai Penyewa

Tips Mendirikan Coworking Space

Perkembangan usaha coworking space di Tanah Air semakin menggiurkan. Dari tahun ke tahun, peningkatannya lebih dari 100 persen. Menilik data yang dihimpun oleh Asosiasi Coworking Space Indonesia misalnya yang menyebutkan bahwa coworking space di Jakarta hanya berjumlah 45 bangunan pada 2016, naik menjadi hampir 200 bangunan pada Juni 2018. Artinya ada peningkatan sebesar 400 persen dan tentu semakin banyak lagi saat ini.

Menariknya, permintaan coworking space juga terus meningkat seiring dengan meningkatnya ruang dan usaha yang menggunakan coworking space. Jika dihitung, peningkatan permintaan coworking space di Asia mencapai 35,7 persen per tahun. Jauh lebih tinggi bila dibanding dengan Amerika dan Eropa yang berturut-turut hanya 25,7 persen dan 21,6 persen pertahun.

Tips Mendirikan Coworking Space

Tips Mendirikan Coworking Space
Image: blog.eoffice.net

Melihat peluang yang ada, tentu siapa saja bakal tertarik untuk membangun coworking space. Pada dasarnya, coworking space adalah sebuah ruang kerja yang dapat digunakan bersama untuk suatu keperluan kerja. Biasanya orang-orang dari banyak organisasi atau perusahaan bekerja akan bercampur pada ruang yang sama. Menariknya, konsep ini justru sangat menarik berkat dukungan tampilan desain dan juga suasana yang tetap mendukung untuk melakukan kegiatan pekerjaan. Nah jika Anda tertarik untuk mendirikan usaha coworking space, Anda pun tak bisa sembarangan. Ada sejumlah hal yang patut Anda perhatikan demi suksesnya bisnis coworking space yang akan Anda gagas nanti:

1. Kenali Persaingan

Sebelum mendirikan usaha coworking space, cobalah kenali pesaing Anda terlebih dahulu. Seperti kita ketahui, yang dimaksud para pesaing adalah pihak-pihak yang menawarkan layanan coworking space atau sejenisnya. Maksud dari layanan sejenis di sini yaitu yang menyewakan ruang kantor atau ruko. Beberapa patokan yang bisa Anda gunakan untuk mengidentifikasi pesaing misalnya:

  • Profil Pesaing. Cobalah kenali profil pesaing Anda. Di luar sana ada banyak founder yang memiliki keahlian lebih, itu yang harus Anda tekankan dalam pikiran. Walau tidak semua memiliki skill seperti enterpreneur, strategi, konsep sama seperti Anda. Jika Anda ingin menang berkompetisi, wajib tahu seperti apa lawan Anda terlebih dahulu.
  • Sadar Diri. Apabila Anda tidak yakin mampu mengatasi persaingan dalam level besar, maka carilah kesempatan dalam level di bawah. Peluang tetap bisa saja datang sekalipun Anda bermain di level bawah. Terlebih modal yang Anda perlukan tidak sebesar bila Anda bermain di level atas.
  • Jenis Produk dan Service. Namun ketika Anda bermain di level bawah, yang pertama kali dilihat adalah harga. Tetapi harga terbaik bukan satu-satunya hal yang harus Anda pastikan, pastikan pula bahwa Anda memberikan harga yang terjangkau, kualitas baik juga pelayanan memuaskan.

2. Fasilitas Terjamin

Fasilitas yang berkualitas dan sempurna menjadi daya tarik bagi pelanggan. Agar usaha Anda lebih baik dari pesaing, maka perhatikan pula fasilitas yang disediakan. Pastikan apa yang Anda miliki lebih mumpuni dibanding usaha coworking space lainnya. Sehingga pelanggan akan puas dan lebih dari apa yang mereka harapkan.

Harga yang berbeda bakal mendatangkan konsumen dengan ekspektasi berbeda pula. Berikan kejutan dengan produk terbaik, juga fasilitas yang lebih lengkap. Mencari tahu apa kendala yang kerap dihadapi para pelanggan, lalu berikan solusi atas apa yang mereka inginkan adalah hal terbaik. walaupun terkadang ada keinginan sebagian kecil pelanggan yang tidak bisa Anda penuhi.

3. Biaya Operasional

Kenali beberapa jenis biaya operasional coworking space, mulai dari biaya listrik, biaya perawatan, biaya pegawai dan sebagainya. Dari harga tersebut bisa Anda perkirakan besarnya biaya operasional pesaing Anda. Apabila jumlah biaya lebih besar dari pada omset yang Anda miliki, maka alihkan usaha Anda dalam bidang lain.

Karena bisa jadi para pesaing Anda justru memiliki jumlah modal yang lebih besar. Hal ini berdampak kepada apakah Anda yakin dan siap untuk bersaing dengan mereka yang memiliki modal besar? Oleh karenanya, penting menganalisa sebuah strategi keuangan sebelum Anda memutuskan untuk memulai persaingan.

4. Lokasi

Memilih sebuah lokasi coworking space yang strategis menjadi faktor penentu kesuksesan. Anda harus bisa memilah mana yang menjadi lokasi strategi, mana yang tidak. Lokasi terbaik adalah lokasi yang dapat dijangkau atau diakses oleh transportasi umum, berada di pusat kota, pusat perekonomian, perkantoran dan sebagainya. Semakin strategis lokasi usaha Anda, semakin tinggi peluang coworking space Anda terisi penuh.

5. Manfaatkan Ruang

Apabila Anda sudah memiliki lokasi yang strategis, maka langkah berikutnya Anda cukup memoles ruang yang ada. Anda bisa membuat desain, atau rancangan sketsa sebaik mungkin. Anda bisa bekerja sama dengan desainer untuk menentukan desain mana yang bisa mewakili luas ruang yang Anda miliki. Hindari membuat sketsa berlebihan, buat yang standar namun fasilitas lengkap.

Tips Mendirikan Coworking Space
Image: marketingland.com

6. Pertimbangkan lokasi di masa depan

Apabila lokasi yang Anda tempati tidak cukup atau terbatas, maka manfaatkan dengan baik keterbatasan ruang. Buatlah perencanaan yang baik dan matang, pertimbangkan segala aspek yang bisa saja terjadi di kemudian hari. Ingat Anda tidak harus memaksakan untuk memenuhi satu ruang dengan meja penuh. Desain semacam ini hanya akan terlihat membosankan di kemudian hari.

7. Sediakan fasilitas yang ramah di kantong

Jika ingin memenuhi fasilitas coworking space, berhati-hatilah dalam menganggarkan biaya pembelian perabot seperti meja, kursi, dan sebagainya. Anggarkan dana sesuai keperluan saja, apabila kebutuhan tersebut tidak sangat mendesak, Anda bisa membelinya langsung ke produsen. Hindari membeli peralatan dari toko. Biasanya harganya 40 persen lebih mahal.

(Baca Juga: 10 Pilihan Co-Working Space yang Punya Tampilan Mirip Kafe)

8. Sediakan fasilitas teknologi

Entah mendirikan usaha co-working space dengan dana minim atau berlebih, fasilitas teknologi tentu jadi hal utama. Hanya saja, bila Anda memiliki dana terbatas usahakan untuk hanya memenuhi teknologi dasarnya saja. sisanya Anda sediakan seiring dengan perkembangan usaha Anda. Fasilitas dasar itu seperti jaringan WiFi, printer, dan sebagainya.

9. Tekan Budget Pemasaran

Perlu Anda ketahui, memasarkan usaha tidak perlu dilakukan dengan mengeluarkan anggaran. Anda bisa gunakan fasilitas berteknologi modern dengan metode tepat. Dengan begini, Anda pun dapat menghemat banyak biaya pemasaran. Misalnya Anda gunakan:

  • Manfaatkan aplikasi bernama Quora untuk mengirim tawaran atau promo mengenai produk Anda. Tampilkan dengan gaya yang menarik juga bahasa ringan, sehingga mmebuat orang lain tertarik. Tetapi ingat, Anda harus jujur dan apa adanya.
  • Terkesan cukup ortodoks. Yang perlu anda lakukan hanya menjawab setiap pertanyaan di Quora yang berhubungan dengan bidang Anda.

10. Manfaat jaringan enterpreneur

Memiliki kolega atau network cukup luas menjadi salah satu jalan mempromosikan produk. Manfaatkan jaringan grup dari kalangan kolega, orang yang Anda kenal, pebisnis, atau apapun. Melalui kalangan ini, Anda bisa memperkenalkan usaha anda.

Nah, setelah Anda mengetahui tips mendirikan coworking space ini, kini tinggal saatnya Anda mengeksekusi satu persatu. Bila ada kendala dalam berbisnis, tentu saja itu adalah hal yang biasa dan patut Anda selesaikan. Anda sudah siap berbisnis coworking space?