Tips Pengembangan Diri Bekerja di Kantor Startup

Pengembangan Diri Bekerja di Startup

Perusahaan rintisan atau startup bisa menjadi pilihan tepat bagi Anda para job seeker yang belum memiliki pengalaman kerja sama sekali. Biasanya, kalangan ini datang dari para  fresh graduate. Lagipula, kerja di kantor startup merupakan sebuah langkah awal yang baik berkat suasana dan lingkungan yang menarik. Malah di perusahaan ini, Anda bisa mendapatkan banyak pembelajaran yang lebih mendalam. Mengingat masih dalam tahap rintisan, perusahaan startup biasanya menawarkan pengalaman yang lebih banyak dan lebih beragam.

Karena banyaknya kesempatan pengembangan diri bekerja di kantor startup, ada baiknya Anda manfaatkan semua kesempatan itu. Nah agar Anda segera mencapai kesuksesan, berikut beberapa pengembangan diri bekerja di kantor startup yang bisa dilakukan:

1. Biasakan mengerjakan banyak hal dalam satu waktu

Pengalaman ini yang tidak akan Anda dapatkan bila bekerja pada perusahaan besar yang sudah lama berdiri. Di kantor startup, yang biasanya hanya memiliki jumlah karyawan sedikit, tiap dituntut bisa dan biasa melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu.

Anda harus terbiasa menjadi one man show. Misalnya, tak peduli jika job desc Anda adalah Public Relation, namun Anda tetap harus bisa melakukan basic partnership hingga social media managing. Dengan begini, tentu banyak ilmu dan pengalaman yang dapat diraih dalam satu tempat pekerjaan, tanpa harus berpindah-pindah tempat kerja demi mengemban ilmu lainnya.

2. Nikmati proses belajar

Seperti disebutkan tadi, karena Anda harus terbiasa melakukan berbagai macam pekerjaan dalam sekali waktu, otomatis Anda juga akan mendapatkan banyak pengalaman dalam satu waktu.

Tentu ini menguntungkan, terutama bila Anda merupakan pribadi yang selalu ingin belajar, maka keahlian dan juga pengalaman akan semakin banyak didapatkan. Kelak ilmu ini akan sangat bermanfaat saat Anda memutuskan pindah kerja atau tak lagi jadi karyawan.

3. Nikmati setiap perubahan

Pada dasarnya, perusahaan startup adalah perusahaan yang sesuai dengan apa yang diminta pasar. Ketika perusahaan bergerak dalam bidang A namun pasar lebih banyak menginginkan bidang B, Anda tak perlu kaget kalau tiba-tiba perusahaan akan lebih fokus kepada bidang B. Ketika perubahan itu terjadi, Anda harus siap kembali belajar untuk menaklukan perubahan dan menjadi pemenang.

4. Selalu membuat ide-ide baru

Melihat sistem pekerjaan yang seperti ini, tentu persaingan di dunia startup pun juga cukup keras. Setiap perusahaan berlomba-lomba menawarkan pelayanan yang mereka unggulkan. Di sinilah kemampuan Anda berkontribusi untuk perusahaan diuji.

Ketika Anda memiliki ide ataupun gagasan yang menurut Anda menarik, maka segera ungkapkan pada saat rapat karyawan atau datang langsung ke meja rekan kerja atau bos Anda. Jangan takut untuk mengungkapkannya! Sebab, perusahaan-perusahaan besar pun terlahir dari ide maupun gagasan yang sederhana.

5. Tetap semangat

Semangat merupakan sikap yang harus dimiliki setiap orang. Termasuk Anda yang sedang bekerja di kantor startup sekalipun. Dengan semangat itulah, Anda dapat melewati rintangan-rintangan yang akan selalu ada. Meskipun tak bisa dihindari, beban kerja di perusahaan startup terbilang berat. Bahkan bisa saja lebih berat ketimbang usiamu sudah tidak muda lagi, semangat a la anak muda tetap harus Anda kobarkan.

(Baca Juga: Beda Kerja di Startup dan Corporate, Anda Pilih yang Mana?)

6. Atur waktu sebaik mungkin

Sebagian perusahaan startup memberikan waktu yang fleksibel untuk karyawannya. Meskipun diberikan waktu yang fleksibel, Anda tetap harus bisa menyelesaikan tugas sesuai dengan jadwal. Atau cara lainnya adalah Anda boleh datang lebih pagi ke kantor agar tidak ada lembur. Artinya, Anda benar-benar panda memanfaatkan waktu sebaik mungkin.

7. Sering komunikasi dengan rekan kerja

Salah satu kunci keberhasilan Anda di tempat kerja juga datang dari bagaimana Anda berkomunikasi. Hal ini dikarenakan komunikasi menjadi peranan penting dalam menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan cepat. Selain itu, dengan lebih banyak berkomunikasi dengan rekan kerja juga membuat suasana kerja menjadi lebih menarik. Tiap gagasan bisa saja muncul dari komunikasi yang Anda lakukan.

Pengembangan Diri Bekerja di Startup
Image: kareproduct.com

8. Cari relasi sebanyak-banyaknya

Selain berkomunikasi dengan rekan kerja, Anda pun sebaiknya mencari relasi sebanyak mungkin. Perusahaan startup biasanya memiliki kesempatan bertemu dengan orang-orang baru yang memiliki latar belakang berbeda-beda. Apalagi dengan jumlah pekerja yang sedikit, relasi dengan orang baru bakal lebih banyak Anda dapatkan. Terutama dari luar perusahaan.

Ketika Anda dapat berkomunikasi dengan mereka, cobalah manfaatkan momen ini agar bisa mendapatkan relasi yang lebih banyak. Hal ini bisa memberikan keuntungan besar di dalam karirmu.

9. Selalu tunjukan profesionalitas

Ketika ada masalah yang menghadang, baik itu masalah pribadi maupun masalah pekerjaan, Anda harus tetap menunjukan profesionalitas. Tetap tunjukan semangat kerja dengan hasil yang maksimal. Jangan sampai masalah-masalah yang Anda hadapi mempengaruhi kinerja di lapangan. Jika masalahnya sudah terlalu berat untuk diselesaikan sendiri, Anda bisa ceritakan secara pribadi dengan rekan kerja atau pemimpin perusahaan.

10. Peka dengan tren saat ini

Setiap karyawan di perusahaan startup dituntut agar selalu kreatif dan juga sering mencari tahu apa yang sedang disenangi oleh pasar. Nah, di sinilah Anda harus peka dengan apa yang sedang hangat dibicarakan saat ini di tengah masyarakat. Anda bisa melihat tren tersebut dengan berselancar di dunia maya atau bertanya kepada orang-orang dengan melakukan survei.

11. Manfaatkan hobi

Apabila Anda mempunyai hobi yang dapat memberikan kontribusi pada kantor, tentu patut Anda manfaatkan. Contohnya, jika Anda hobi menulis, maka Anda dapat sempatkan waktu luang untuk misalnya menulis produk yang ditawarkan oleh perusahaan. Sekali lagi, kantor startup kerap menuntut karyawan untuk one man show.

12. Tunjukan loyalitas

Ketika perushaan startup sudah mulai goyah dengan berbagai masalah, di sinilah loyalitas akan diuji. Apakah Anda akan tetap bekerja dengan kondisi perushaan yang seperti itu atau Anda segera pergi mencari perusahaan yang lebih stabil? Jawabannya ada pada diri sendiri. Hal-hal semacam ini pasti akan selalu dialami oleh perusahaan startup.

Keluar masuk karyawan pun bukan lagi fenomena yang aneh lagi. Maka dari itu, kalau Anda dapat melewati rintangan ini, mental Anda juga akan semakin terasah.

Itulah beberapa pengembangan diri bekerja di kantor startup. Pada dasarnya setiap orang bebas ingin memilih karir di perusahaan mana saja. Akan tetapi, dengan bekerja di perusahaan startup, banyak hal yang akan Anda dapatkan. Jauh lebih banyak ketimbang di perusahaan yang sudah mapan. Terutama untuk yang jabatannya tak terlalu tinggi. Jadi, setelah melihat tips pengembangan diri bekerja di kantor startup ini, Anda tertarik mencari lowongan di perusahaan ini?